Minggu, 09 Februari 2020

        Produk Makanan Hasil Bioteknologi






  1. Pengertian bioteknologi
Bioteknologi berasal dari kata bio dan teknologi yang artinya adalah suatu cara(alat) untuk memudahkan manusia dalam memecahkan masalah atau membuat produk yang berguna,atau bisa dibilang bioteknologi adalah penggunaan organisme seperti bakteri ataupun jamur untuk membuat produk atau jasa.

Yang akan kita bahas disini adalah produk-produk makanan yang dapat dihasilkan dari bioteknologi tersebut.Produk-produk makanan tersebut termasuk dalam kategori bioteknologi pangan(bioteknologi yang digunakan untuk menghasilkan produk makanan).Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional / tradisional dan modern. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan, seperti tempe, tape, oncom, dan kecap.Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Proses yang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnya antara lain tempe, tape, kecap, dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional, yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien.


 

Berikut ini adalah beberapa bioteknologi di bidang pangan ;


A.Tapai
Tapai dibuat dengan memanfaatkan mikroorganisme yang ada dalam ragi tapai, mikroorganisme tersebut salah satunya adalah saccharomyces cerevisiae.Selama pembuatan tapai terjadi pemecahan(hidrolisis) amilum atau pati menjadi glukosa,Glukosa yang dihasilkan dari proses fermentasi tersebut difermentasi menjadi alkohol yang khamir saccharomyces cerevisiae.Proses fermentasi yang dilakukan mikroorganisme  dalam pembuatan tapai merupakan respirasi anaerob(tidak dibutuhkan oksigen).

 Hasil gambar untuk tapai



B.Yoghurt
Yoghurt merupakan makanan hasil fermentasi susu dengan bakteri.Proses fermentasi susu menjadi yoghurt melibatkan peranan beberapa bakteri asam laknat,lactobacillus casei,streptococcus ghermophillus,lactobacillus bulgaricus dan bifidobacteria.Yoghurt dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri asam laktat pada temperatur yang dikontrol, disesuaikan dengan suhu optimum pertumbuhan bakteri. Bakteri merombak gula susu alami dan melepaskan asam laktat sebagai produk sisa. Keasaman meningkat menyebabkan protein susu mengalami denaturasi menghasilkan tekstur padat pada yoghurt. Keasaman meningkat (pH=4-5) juga menghindari proliferasi bakteri patogen yang potensial.


Hasil gambar untuk yoghurt




C.Keju

  Keju merupakan makanan yang dihasilkan dari proses koagulasi(pengentalan)protein kasein.Sama seperti yoghurt,keju juga melibatkan peranan beberapa bakteri asam laknat. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet. Hasil dari proses tersebut nantinya akan dikeringkan, diproses, dan diawetkan dengan berbagai macam cara. Dari sebuah susu dapat diproduksi berbagai variasi produk keju. Produk-produk keju bervariasi ditentukan dari tipe susu, metode pengentalan, temperatur, metode pemotongan, pengeringan, pemanasan, juga proses pematangan keju dan pengawetan.




Hasil gambar untuk keju



D.Tempe

  Tempe adalah makanan tradisional khas Indonesia yang menjadi salah satu makanan favorit.Tempe dibuat dengan teknik fermentasi,menggunakan jamur rhizopus oryzae,rhizopus oligosporus,Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Tempe kaya akan serat pangan,kalsium,vitamin B, dan zat besi. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan  antioksidan pencegah penyakit degeneratif.


Hasil gambar untuk tempe




E.Kecap

 Kecap merupakan salah satu produk hasil bioteknologi yang terbuat dari kacang kedelai.Secara tradisional proses pembuatannya melibatkan proses fermentasi dengan menggunakan jamurAspergillus oryzae, aspergillus sojae, dan aspergillus wentii.








Hasil gambar untuk kecap kedelai
 


F.Roti
 
Roti merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar utama tepung terigu dan air.Roti sudah dikenal oleh masyarakat seluruh dunia.Pembuatan roti memanfaatkan peristiwa fermentasi yang dibantu oleh saccharomyces cerevisiae.



Hasil gambar untuk roti




G.Minuman Beralkohol

Bioteknologi juga banyak dimanfaatkan oleh pembuatan minuman beralkohol,misalnya bir dan wine.Pembuatan minuman beralkohol juga melibatkan proses fermentasi yang dilakukan oleh saccharomyces dan bahan baku yang berbeda mampu menghasilkan aroma dan rasa khas pada minuman-minuman tersebut.


Hasil gambar untuk minumaN beralkohol









Itulah makanan-makanan yang dihasilkan dari bioteknologi bidang pangan,selain itu masih ada bioteknologi yang bidang pertanian,peternakan,kesehatan,lingkungan,dan forensik.







- Semoga Bermanfaat 🙏 -






IMPLEMENTASI NILAI CINTA TANAH AIR UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT AKAN PENTINGNYA KUALITAS KESEHATAN YANG BAIK

  IMPLEMENTASI NILAI CINTA TANAH AIR UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT AKAN PENTINGNYA KUALITAS KESEHATAN YANG BAIK ABSTRACT Health se...